SeniMusik, dengan unsur suara atau bunyi yangbersiat audio. Seni Tari, dengan unsur gerak yang bersiat visual. Seni Drama, dengan usur pesan yang mengandung unsur cerita. Seni Sastra, dengan unsur utamanya kata kata. Mendengarkan musik adalah kegiatan yang tersiat auditi, yang artinya menangkap bunyi, suara, serta nada melalui indera pendengaran.
contohmakalah tentang seni rupa modern dan kontemporer assalamu alaikum warahmatullahi wabarakatu. Pada saat kita akan membuat atau menyusun makalah, sudah seharusnya berpedoman pada kerangka makalah. Kerangka makalah yang baik dan benar terdiri dari: Cover; Kata Pengantar; Daftar Isi;
senirupa modern yaitu istilah umum yang digunakan untuk kecenderungan karya seni yang diproduksi sejak akhir abad ke-19 hingga sekitar tahun 1970-an. seni rupa modern menunjuk kepada suatu pendekatan baru dalam seni dimana tidak lagi mementingkan representasi subjek secara realistik—penemuan fotografi menyebabkan fungsi
16 Seni rupa dua dimensi merupakan salah satu pembagian jenis seni rupa menurut. a. pandangan mata b. matra c. fungsi d. aliran e. teknik Jawaban: b. matra Pembahasan: Matra itu adalah dimensi (ukuran, bentuk), jenis matra seni rupa ada dua macam, yaitu seni rupa datar dengan dua ukuran (dwimatra) dan seni rupa tiga dimensi (trimatra). 17.
. Seni rupa tradisional adalah seni rupa yang berlandaskan pada sikap atau cara berpikir yang selalu berpegang teguh pada norma dan adat kebiasaan yang telah ada dari masa ke masa. Sementara itu, tradisional sendiri merujuk dari kata “tradisi” yang berarti adat kebiasaan turun temurun dari nenek moyang yang masih terus dijalankan oleh masyarakat secara turun temurun dari suatu generasi ke generasi berikutnya. Seni rupa tradisional juga bisa diartikan sebagai semua hal yang berkaitan dengan nilai filosofi dalam masyarakat yang terus dijaga kemurnian dan keutuhannya agar selalu terlihat dan terasa autentik. Karya seni rupa pada umumnya dibuat atau ditemukan di daerah yang masih memegang erat norma atau adat istiadat yang telah diwariskan oleh para leluhur. Untuk mengetahui lebih banyak mengenai karya seni rupa tradisional, simak informasi selengkapnya berikut ini. Ciri-Ciri Seni Rupa Tradisional Seni rupa tradisional tentunya berbeda dengan seni rupa modern karena memiliki ciri khas yang sesuai dengan budaya dari daerah asalnya. Berikut ini merupakan ciri-ciri karya seni rupa tradisional Bersifat distingtif, antara kebudayaan yang satu dengan yang lainnya terdapat perbedaan. Lebih mengutamakan fungsi atau kegunaan dibandingkan dengan estetika. Penciptaan karyanya sering kali didasarkan pada filosofi budaya, memiliki simbol yang berhubungan dengan adat istiadat, budaya, atau kebutuhan masyarakat. Masih bersifat kedaerahan dan terikat pada pakem tertentu. Corak dan motifnya biasanya dipengaruhi oleh daerah tempat asal. Contoh Seni Rupa Tradisional 1. Kain Batik Contoh Karya Seni Rupa Tradisional Batik merupakan kain bergambar yang proses pembuatannya dilakukan secara khusus dengan menggunakan cairan lilin malam dan canting. Dari sebuah kain yang polos dan kosong, para pengrajin akan menggambar dan melukisnya dengan berbagai macam motif sehingga kain tersebut bisa bernilai sangat tinggi. Batik sudah mulai dikenal sejak abad ke-17, pada masa itu, motif batik lebih didominasi oleh bentuk binatang serta tanaman sebelum akhirnya beralih pada motif-motif yang menyerupai relief candi. Batik di Indonesia kini memiliki berbagai macam motif yang masing-masing memiliki ciri khasnya tersendiri, tergantung dari daerah tempat asal batik tersebut. 2. Wayang Kulit Wayang kulit merupakan seni pertunjukkan drama yang menggunakan boneka dari bahan kulit. Wayang kulit berbentuk pipih dan tipis karena dari kulit hewan, biasanya dibentuk menjadi karakter tokoh-tokoh pewayangan khas Indonesia. Sejak zaman dulu, wayang kulit merupakan salah satu media yang efektif digunakan sebagai hiburan atau menyebarkan agama. Seni pertunjukkan wayang biasanya dimainkan oleh dalang yang akan menceritakan sebuah jalan cerita dan membuat wayang tersebut seolah-olah sedang berlakon dan berbicara. 3. Wayang Golek Contoh Karya Seni Rupa Tradisional Wayang Golek adalah salah satu seni yang berkembang di Jawa Barat, tepatnya dari Cirebon sampai ke Banten bahkan juga sudah masuk ke wilayah Jawa Tengah. Pada awalnya pertunjukkan ini sering diadakan oleh kaum bangsawan Sunda di lingkungan istana atau kabupaten pada acara tertentu. Media utama yang digunakan adalah boneka yang terbuat dari kayu, kemudian dicat dan diberi busana sesuai dengan karakter yang dibutuhkan. Bentuk tubuh Wayang Golek biasanya dipisah menjadi 3 bagian yaitu bagian kepala dan leher, tangan, serta badan yang kemudian disambungkan sehingga bentuknya tampak utuh seperti manusia. Sampai saat ini, Wayang Golek masih digemari mayoritas rakyat Jawa Barat dan sering ditampilkan pada berbagai acara seperti perkawinan, perayaan hari besar, atau acara khusus untuk meminta keberkahan dan keselamatan. 4. Wayang Beber Contoh Karya Seni Rupa Tradisional Wayang Beber merupakan jenis pertunjukkan wayang yang penyajiannya dilakukan dengan cara dibentangkan. Wayang Beber pada awalnya merupakan salah satu media yang digunakan untuk menyebarkan ajaran agama pada zaman kerajaan. Kisah-kisah yang terkandung dalam Wayang Beber biasanya diangkat dari kisah-kisah kepahlawanan seperti Ramayana, Mahabharata, atau kisah yang terdapat pada relief-relief candi. Wayang Beber mulai dikembangkan sejak zaman Kerajaan Jenggala 1223 M, tapi ada juga yang menyebutkan bahwa kesenian ini berasal dari daerah Pacitan, Jawa Timur tepatnya di era Kerajaan Majapahit. 5. Keris Contoh Karya Seni Rupa Tradisional Keris adalah salah satu senjata tradisional yang sangat populer di Indonesia, khususnya Pulau Jawa. Keris diperkirakan telah dikenal luas sejak abad ke-9, terbukti dari adanya beberapa kisah tradisional yang berhubungan dengan keris, seperti kisah Ken Arok dan Ken Dedes. Keris dibuat dengan cara ditempa berulang kali dan dibuat berlapis-lapis, setidaknya sebanyak 128 lapisan berbahan besi dan pamor sehingga senjata ini bisa kuat dan tajam saat akan digunakan. Saat ini keris telah resmi diakui oleh UNESCO sebagai Warisan Budaya Dunia Non-Bendawi, dan tidak hanya dipakai sebagai senjata tapi juga dipercaya memiliki kekuatan supranatural. 6. Kain Songket Contoh Karya Seni Rupa Tradisional Kain songket merupakan kain tenun tradisional buatan tangan yang menjadi salah satu ciri khas dari kota Palembang, Sumatera Selatan. Keindahan kain songket ini tidak hanya terletak pada bahan dan warna-warna benangnya saja, tapi juga dari teknik pembuatannya yang rumit dan membutuhkan ketelitian. Kain songket pada umumnya dikenakan sebagai pakaian khas pada acara-acara resmi atau bisa juga dijadikan sebagai pajangan. 7. Kain Ulos Contoh Karya Seni Rupa Tradisional Ulos adalah kain tenun hasil kerajinan khas tanah Batak yang berupa selendang. Cara pembuatan kain ulos ini hampir sama dengan songket karena tidak menggunakan mesin. Kain ulos hadir dalam berbagai macam warna, tapi kamu akan lebih sering menemukan warna hitam, merah, kuning, dan putih dengan hiasan benang perak atau emas. Pada zaman dulu, nenek moyang suku Batak adalah manusia gunung yang mayoritas tinggal di kawasan pegunungan sehingga mereka harus siap berperang melawan hawa dingin. Dari situlah, ulos mulai dibuat dan digunakan sebagai kain tambahan untuk menghangatkan badan. Saat ini kain ulos juga memiliki fungsi simbolik yang berkaitan erat dengan kehidupan suku Batak, salah satunya digunakan sebagai lambang ikatan kasih sayang antara orang tua dan anak-anaknya. Itulah beberapa contoh karya seni rupa tradisional khas Indonesia yang perlu kamu ketahui dan kamu lestarikan agar tidak hilang dimakan zaman. Selain seni rupa, Indonesia juga memiliki kekayaan dalam bidang seni musik terutama untuk alat musik dan lagu-lagu daerah. Hampir seluruh daerah di Indonesia memiliki alat musik dan lagu daerahnya masing-masing, ini menjadi salah satu bukti bahwa Indonesia adalah negara yang kaya dengan kebudayaannya. Untuk mengetahui lebih banyak, kamu bisa membaca buku Terlengkap Kumpulan Lagu Wajib Nasional, Lagu Daerah, dan Lagu Anak Indonesia karya Wildan Bayudi. Buku ini berisi kumpulan lagu-lagu daerah, lagu wajib nasional, dan lagu anak yang dilengkapi juga dengan not angka, not balok dan chord alat musik. Selain itu, buku ini juga memberikan sedikit informasi mengenai para komposer dan pencipta lagu-lagunya agar kamu semakin mengenali peran mereka dalam sejarah musik dan lagu di Indonesia. Buku ini bisa dibaca dan dipelajari oleh siapa saja, terutama para generasi muda Indonesia. Jika tertarik, buku ini bisa kamu dapatkan melalui
Apa perbedaan dan persamaan antara seni rupa tradisional, seni rupa modern, dan seni rupa kontemporer.?? mhon bantuannya,,, 🙂 INI JAWABAN TERBAIK 👇 Seni tradisional biasanya seni yang masih mengandung unsur-unsur dari daerah seperti tari Jaipong, burung merak, modern adalah seni pada zaman sekarang, seperti halnya tari modern atau yang disebut dengan tari kontemporer adalah seni baru yang dimediasi oleh seniman Saneto Yuliman SENI TRADISIONAL Pengertian Seni tradisional adalah salah satu unsur kesenian yang menjadi bagian dari kehidupan masyarakat suatu suku/suku/suku/bangsa tertentu. SENI MODERN adalah seni yang tidak terbatas pada budaya suatu adat atau daerah, tetapi tetap berlandaskan pada filosofi dan aliran seni. SENI KONTEMPORER merupakan salah satu cabang seni rupa yang terkena dampak modernisasi. contoh ragam hias nusantara - BAB IPENDAHULUAN Latar BelakangSeni merupakan bagian dari suatu kebudayaan yang berperanpenting dari segi mental maupun spiritual. Dengan adanya seni, manusia mempunyai suatu tempat menyalurkan perasaan dengan seni rupa di Indonesia dapat dikatakan cukup pesat yaitu dengan adanya beberapa pusat seni di kota-kota besar di Indonesia seperti Jakarta, Bandung dan Jogjakarta. Dewasa ini sejarah perkembangan seni rupa sedang dalam masa periode modern dan kontemporer. Hal ini ditunjukan dengan adanya seniman-seniman yang hebat seperti Affandi, Raden Saleh dan beberapa seniman lainnya. Namun kebanyakan para remaja khususnya para siswa belum mengetahui perbedaan antara seni rupa tradisional dan seni rupa kali ini saya akan mengulas perbedaan diantara keduanya, mengenai perbandingan, perbedaan antara seni rupa tradisional dan seni rupa modern. Rumusan Masalah Apa pengertian dari seni rupa modern dan seni rupa Tradisional? Apa perbedaan seni rupa tradisional dan seni rupa modern? Berikan contoh karya-karya dari seni rupa modern dan seni rupa tradisional? Tujuan Mengetahui pengertian seni rupa modern dan seni rupa tradisional Mengetahui perbedaan seni rupa tradisional dan seni rupa modern Mengetahui contoh-contoh karya seni rupa modern dan seni rupa tradisional ManfaatMakalah ini diharapkan memberi manfaat kepada penulis dan para pembaca. Bagi penulis diharapkan lebih mengetahui tentang apa itu seni rupa tradisional dan seni rupa modern, serta dapat memberikan karya seni untuk lingkungan. Sedangkan untuk para pembaca diharapkan pembaca mengetahui ruang lingkup seni rupa modern dan tradisional, dapat membedaan antara seni rupa tradisional dan modern, mengetahui bagaimana sejarah, tokoh-tokoh, serta dapat membandingkan contoh-contoh karya seni ua tradisional dan seni rupa IIISI SENI RUPA TRADISIONAL PengertianSeni tradisional adalah unsure kesenian yang menjadi bagian hidup masyarakat dalam suatu kaum/puak/suku/banggsa tertentu. Seni tradisional yang ada di suatu daerah berbeda dengan yang ada di daerah lain, meskipun tidak menutup kemungkinan adanya seni tradisional yang mirip antara dua daerah yang berdekatan. Seni tradisional dibuat utamanya untuk kegunaan, lebih dari estetika. Senitradisional biasanya hanya mengacup ada suatu kebudayaan tertentu dan berbeda antara satu dengan yang lain, walaupun terkadang bisa sama karena pengaruh kebudayaan. Keragaman lokasi geografis dan keragaman jenis seni tradisional tidak memungkinkan untuk mendeskripsikannya secara Wayangkulit, Wayanggolek, Wayangbeber, Ornamenpadarumah-rumahtradisional di tiapdaerah, Batik, Songket, dan lain-lain. Ciri-ciri Penciptaannya selalu berdasarkan pada filosofi sebuah aktivitas dalam suatu budaya, bisa berupa aktivitas religious maupun seremonial/istanasentris. Terikat dengan pakem-pakem tertentu. Bersifat distinktif, antara kebudayaan satu dengan yang lain berbeda Mengutamakan kegunaan, lebih dari estetika Dianggap naïf karena tidak mengindahkan kaidah seni Bersifat impulsif, hanya spontanitas saja Tidak terpengaruh aliran dalam akademisi dan ruang lingkup seni murni KonsepDalam seni rupa tradisional dan seni rupa modern terdapat perbedaan yang signifikan. Namun masih terdapat beberapa persamaan baik berupa gaagsan, corak, gaya, media, dan yang dapat kita amati secara langsung adalah dalam segi penciptaan karya seni tersebut Pada seni rupa tradisional, dalam hal penciptaan karya seninya lebih terikat dan harus mematuhi aturan yang ada. Dalam kata lain karya seni tradisional hanya semata-mata untuk kepentigan sosioreligi. Karya seni tradisional bisa di simpulkan masih terikat pada kebudayaan di sekitarnya. CorakCorak karya seni rupa tradisional selalu berkaitan pada maksud tertentu yang dikaitkan dengan fungsi , khususnya symbol-simbol yang digunakan sebagai cara untuk menginterpretasikan keberadaan alam dari atas dan bawah. Corak karya seni rupa tradisional juga mengajarkan tentang keindahan visual dan kepuasan pribadi. Bentuk karya seni yang bercorak tradisional biasanya selalu menggunakan bentuk-bentuk gambar atau patung dengan motif yang hanya terdapat pada daerah tertentu dan berbeda dengan daerah lainnya maka hal ini menjadikan suatu cirri khas ragam hias daerah. meskipun tema dan obyek yang dipilih sama yaitu hewan, tumbuhan dan manusia, masing-masing daerah mempunyai gaya dan bentuk yang berbeda. Hal ini tergantung pada kreatifitas masyarakat daerah tersebut. Misalnya bentuk gambar manusia pada ragam hias Jawa Tengah berbeda dengan bentuk manusia pada ragam hias Irian atau bentuk burung pada ragam hias di Bali berbeda dengan bentuk burung pada ragam hias di Sumatera dan sebagainya. SENI RUPA MODERN PengertianSeni rupa modern adalah seni rupa yang tidak terbatas pada kebudayaan suatu adat atau daerah, namun tetap berdasarkan sebuah filosofi dan aliran-aliran seni rupa. Hasil karya ini lahir bukan karena didorong oleh hasrat memenuhi kebutuhan hidup manusia yang paling pokok, melainkan oleh kebutuhan spiritualnya, untuk melengkapi dan menyempurnakan derajat Lukisan karya Raden Saleh Syarif Bustaman, gambar terlampir1 Lukisan karya Basuki Abdullah, gambar terlampir2 Lukisan karya Affandi, gambar terlampir3 Lukisan karya gambar terlampir4 Ciri-ciri Konseppenciptaannyatetapberbasispadasebuahfilosofi , tetapijangkauanpenjabaranvisualisasinyatidakterbatas. Tidakterikatpadapakem-pakemtertentu. Minimalis Rasionalitas/Rationality Dominant bentuk-bentukgeometris Tidakadaunsur ornament Univeresal Fungsionalitasdiprioritaskan Orisinalitas/kemurnian/purity Penguatandalamkonsep Kreativitas Memutushubungandengansejarah Unsur – unsur Eksperimen Pembaruan Inovation Kebaruan Novelty Orisinalitas KonsepSetiap karya seni modern selalu disertakan nama senimannya tersebut. Karya seni modern cenderung mengedepankan kesederhanaan dan bersifat universal. Seorang seniman modern akan melihat dunia yang sedang dihadapinya sebagai objek lukisan seolah-olah seperti baru saja objek itu diciptakan. Satu syarat yang masih dituntut oleh seni modern dan bahkan menjadi cirri khasnya ialah “kreativitas”. CorakPerkembangan jaman membawa akibat perubahan pada alam lingkungan dan kehidupan social suatu masyarakat. Termasuk di dalamnya perkembangan pada teknik, gagasan maupun gaya penyajian karya seni suatu daerah. Jenis karya seni maupun pola ragam seni rupa tradisional sedikit demi sedikit berubah, berkembangbaik sebagian maupun keseluruhan bentuknya. FUNGSI DAN TUJUAN SENI MODERN Memberi warna baru terhadap kebutuhan manusia baik secara fisik maupun psikis Fisik Munculnya bentuk-bentuk desainarsitektur yang baru dan desain-desain lainnya seperti alat-alattransportasi, fashion dll Psikis Mengurangi kejenuhan penikmat karyaseni, karena muncul berbagaialiran baru sepert ip ada senilukisdan cabang senilainnya. Meningkatkan popularitas paraseniman, karenaseni modern selalu menyertakan nama senimannya pada setiapkarya yang diciptakan. Memberikan kemudahan masyarakat, karena banyakpenemuan-penemuan baru dari hasil eksperimen para seniman modern. PERBEDAAN SENI RUPA TRADISIONAL DAN MODERN Seni rupa tradisional Menggunakan alat – alat tradisional Hasil seninya lebih alami Selalu berkaitan pada pakem – pakem tertentu yang dikaitakan dengan fungsi Penciptaannya selalu berdasarkan filosofi sebuah aktivitas dalam suatu budaya, biasa berupa aktivitas religious Seni rupa modern Menggunakanalat – alat modern Hasil seninya tidak alami Terbebas dari pakem – pakem tertentu, bias tamoil dengan berbagai corak dan gaya sebagai pemenuhan kebutuhan ekspresisisenimanDengan adanya informasi yang kami sajikan tentang contoh ragam hias nusantara, harapan kami semoga anda dapat terbantu dan menjadi sebuah rujukan anda. Atau juga anda bisa melihat referensi lain kami juga yang lain dimana tidak kalah bagusnya tentang Jelaskan dan berikan contoh motif ragam hias pada kerajinan limbah tekstil!. Sekian dan kami ucapkan terima kasih atas mesin jahit MAKALAH SENIRUPA TRADISIONAL DAN MODERN
Seni Rupa Tradisional, Modern, Kontemporer from Seni Rupa Tradisional dan Seni Rupa ModernKesenian TradisionalSeni rupa tradisional adalah karya seni yang telah berkembang di Indonesia sejak lama. Karya seni rupa tradisional ini biasanya dibuat berdasarkan kebudayaan dan kepercayaan yang ada di setiap daerah. Seni rupa tradisional banyak dijumpai di daerah-daerah yang masih terkait dengan kebudayaan setempat, seperti Bali, Kalimantan, Sulawesi, dan lain-lain. Karya seni rupa tradisional ini biasanya berupa patung, lukisan, kerajinan tangan, dan lain-lain. Kesenian ModernSeni rupa modern adalah karya seni yang berkembang di Indonesia dalam beberapa tahun terakhir. Karya seni rupa modern ini biasanya berkembang dengan menggabungkan berbagai macam gaya dan teknik seni. Karya seni rupa modern banyak dijumpai di berbagai kota besar seperti Jakarta, Surabaya, dan lain-lain. Karya seni rupa modern ini biasanya berupa lukisan, sketsa, fotografi, dan lain-lain. Perbedaan UtamaPerbedaan utama antara seni rupa tradisional dan seni rupa modern adalah bahwa seni rupa tradisional biasanya dibuat berdasarkan kebudayaan dan kepercayaan yang ada di setiap daerah, sedangkan seni rupa modern biasanya berkembang dengan menggabungkan berbagai macam gaya dan teknik seni. Perbedaan LainnyaSelain perbedaan utama di atas, seni rupa tradisional biasanya dijumpai di daerah-daerah yang masih terkait dengan kebudayaan setempat, sedangkan seni rupa modern banyak dijumpai di berbagai kota besar. Karya seni rupa tradisional biasanya berupa patung, lukisan, kerajinan tangan, dan lain-lain, sedangkan karya seni rupa modern biasanya berupa lukisan, sketsa, fotografi, dan lain-lain. Kutipan"Seni rupa tradisional adalah karya seni yang telah berkembang di Indonesia sejak lama. Karya seni rupa tradisional ini biasanya dibuat berdasarkan kebudayaan dan kepercayaan yang ada di setiap daerah." - disimpulkan bahwa seni rupa tradisional dan seni rupa modern sangat berbeda dalam hal kebudayaan, tempat di mana biasanya dijumpai, dan jenis karya seni yang dihasilkan. Meskipun demikian, kedua jenis seni ini merupakan bagian dari warisan budaya Indonesia dan layak dinikmati.
Seni rupa adalah suatu karya seni yang diekspresikan dalam bentuk visual yang dapat dilihat dan disentuh dengan menerapkan nilai estetika. Seni rupa berkaitan erat dengan perkembangan peradaban manusia sehingga antara seni dan peradaban saling memberi dan menerima pengaruh terhadap karya tersebut. Klasifikasi seni rupa yang dikategorikan menurut waktu merupakan klasifikasi pokok dalam setiap cabang seni rupa. Berdasarkan waktu, macam jenis seni rupa dibagi menjadi 3 bagian yaitu seni modern seni tradisional seni kontemporer Berikut akan dijelaskan secara singkat tentang masing-masing tiga kategori klarifikasi seni rupa berdasarkan waktu. Jenis-jenis Seni Rupa Seni Rupa Modern Seni rupa modern adalah seni rupa yang tidak dibatasi oleh suku atau budaya setempat. Seni modern juga dikenal dengan istilah avant-garde merupakan istilah dimana aturan-aturan dalam seni tradisional dikesampingkan dalam rangka mengembangkan ide-ide baru dan semangat percobaan. Seni modern dapat dirujuk terhadap karya-karya yang tercipta kira-kira dari tahun 1860 sampai 1970 walaupun beberapa ahli tidak setuju. Seni modern mengedepankan ide-ide dan cara berpikir baru terhadap bermacam-macam hal. Seni modern yang karyanya mucul lebih baru disebut seni kontemporer. Kontribusi terpenting dari bentuk seni abad ke-20 adalah ditemukannya abstraksi yaitu seni yang tidak meniru benda-benda, teknik-teknik material artistik dan bahkan ruang lingkup dan definisi dari seni itu sendiri. Seni rupa modern bersifat universal dan tetap berdasarkan filosofi seni rupa, namun jangkauan penjabaran visualisasinya tidak terbatas. Ciri Khusus Cenderung terdapat abstraksi Bahan-bahan pembuatan beragam, tidak terikat hanya pada minyak kanvas. Merupakan sarana ekspresi diri senimannya Tidak mengatasnamakan institusi politik atau pun religius, walaupun ada tapi sedikit Selalu mengutamakan orisinalitas Terdapat hubungan dengan teknologi modern Seni Rupa Tradisional Seni rupa tradisional adalah seni rupa yang menjaga bagian dari tradisi luhur masyarakat. Seni tradisional, dapat disebut dengan seni rakyat merupakan bentuk seni yang diproduksi oleh suatu kebudayaan tertentu oleh rakyat jelata, pekerja atau orang lain. Seni tradisional dibuat utamanya untuk kegunaan, lebih dari estetika. Seni tradisional biasanya hanya mengacu pada suatu kebudayaan tertentu dan berbeda antara satu dengan yang lain, walaupun terkadang bisa sama karena pengaruh kebudayaan. Keragaman lokasi geografis dan keragaman jenis seni tradisional tidak memungkinkan untuk mendeskripsikannya secara keseluruhan. Seni tradisional kian menghilang dikarenakan modernisasi, industrialisasi ataupun pengaruh luar. Hal tersebut dianggap sebagai fenomena bagi kalangan tertentu. Seni rupa tradisional sudah ada sejak turun-temurun dan sudah menjadi tradisi di masyarakat. Ciri khas suatu suku atau bangsa bisa dilihat dari seni rupa tradisionalnya. Ciri khusus Bersifat distinktif, antara kebudayaan satu dengan yang lain berbeda Mengutamakan kegunaan, lebih dari estetika Dianggap naïf karena tidak mengindahkan kaidah seni Bersifat impulsif, hanya spontanitas saja Tidak terpengaruh aliran dalam akademisi dan ruang lingkup seni murni Seni Rupa Kontemporer Seni rupa kontemporer adalah salah satu seni yang terpengaruh dampak modernisasi. Seni kontemporer atau seni masa kini merupakan suatu istilah yang digunakan untuk mengelompokkan gaya-gaya seni rupa yang sezaman dengan pengamat atau yang menjadi kecenderungan populer dan dipilih oleh para seniman dalam rentang waktu 50 tahun terakhir. Istilah tersebut juga dapat merujuk kepada karya-karya seni rupa yang tercipta pada zaman sekarang. Kontemporer itu artinya kekinian, modern atau lebih tepatnya adalah sesuatu yang sama dengan kondisi waktu yang sama atau saat ini. Jadi seni rupa kontemporer adalah seni yang tidak terikat oleh aturan-aturan zaman dulu dan berkembang sesuai zaman sekarang. Misalkan lukisan kontemporer adalah karya yang secara tematik merefleksikan situasi waktu kekinian dan tidak lagi terikat pada aturan Rennaissance atau sejarah seni rupa terdahulu. Begitu pula dengan tarian, lebih kreatif dan modern. Secara garis besar, seni kontemporer dapat dibagi 2 yaitu pop art dan optic art. Pop art atau Popular art diaplikasikan dalam berbagai hal, diantaranya kaleng minuman, bungkus makanan, poster film, komik, mainan, barang-barang industri, dll. Optic art menekankan pada permainan ilusi optik dari mata si pengamat, optic art berkembang pada paruh kedua abad ke-20 Seni Rupa Tradisional, Modern dan Kontemporer – Kanal Pengetahuan
perbedaan seni rupa tradisional dan seni rupa modern